Jadikan Tidore Sebagai “Kota Jasa Berbasis Argo-Marine” Pemkot Tikep Optimalkan Segala Sektor

16 January 2018
In Berita
83

TIDORE, Misi Pemkot Tidore Kepulauan dibawa  kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, untuk menjadi Kota Tidore Kepulauan sebagai “ Kota Jasa Berbasis Agro-Marine” mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendayagunakan segenap aset, potensi dan kemampuan daerah secara optimal baik di bidang agraris maupun kelautan yang meliputi sektor perikanan, perhubungan, pariwisata, pertanian (pangan dan holtikultura) perkebunan dan peternakan.

 Menurut Wakil Walikota Tikep Muhammad Sinen, kajian dalam perencanaan, penyusunan dan penyiapan kebijakan pembangunan pertanian menjadi tanggung jawab bersama antar berbagai elemen masyarakat, pemerintah dan perguruan tinggi. Oleh sebabnya setiap kegiatan harus dilakukan secara partisipatif, mulai dari perencanaan sampai dengan implementasinya. Ujar wawali dalam sambutannya dibacakan Asisten Bidang Ekonomi dan Kesra, Muhammad Yasin pada pembukaan kegiatan Seminar Tata Kelola Lahan Usaha Tani yang dilaksanakan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku, yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Universitas Nuku dengan Pascasarjana Universitas Islam Makassar, Sabtu (4/11) di Aula Universitas Nuku Tidore.

 Terlaksananya kegiatan seminar ini yang digagas oleh Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku merupakan jawaban atas peran dan tanggung jawab perguruan tinggi dalam penyiapan kebijakan pembangunan pertanian, tutur Wawali.

 Rektor Universitas Nuku Husain Kasim, mengatakan pelaksanaan seminar ini sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mendorong Tata Kelola Lahan Usaha Tani untuk ikut mendukung terlaksananya visi pemerintah daerah dalam membangun basis Agro-Marine. Yang paling pokok adalah membangun pemahaman yang sinergis antara berbagai pihak yang berkepentingan terhadap sektor pertanian sekaligus menyodorkan konsep ilmiah kepada pemerintah dalam membangun mengembangkan Agro-Marine,” kata Rektor.

 Penandatanganan Mou dengan Universitas Islam Makassar, Husain menjelaskan kerjasama ini ditekankan pada peningkatan ilmu dan kapasitas yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. antara lain Pendidikan Pasca Sarjana, Pertukaran Dosen maupun pertukaran mahasiswa.

 “ Seminar ini salah satu tujuannya untuk merespon situasi pembangunan sektor pertanian di Kota Tidore Kepulauan yang cukup hangat, dengan melibatkan sejumlah stakeholder yang harapannya dapat menjadi sumbangsih pemikiran dalam membangun Tata Kelola Lahan Usaha tani,” jelasnya.

Seminar ini menghadirkan panelis Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Islam Makassar, Suardi Bakri bersama Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku, sementara peserta seminar yang diundang antara lain Kelompok Tani, Penyuluh Pertanian, Mahasiswa dan sejumlah siswa di Kota Tidore Kepulauan.(dar)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

English English Indonesian Indonesian